Beranda » Wisata Indonesia » 19 Tempat Wisata di Banyuwangi Yang Terbaru & Wajib Dikunjungi

19 Tempat Wisata di Banyuwangi Yang Terbaru & Wajib Dikunjungi

T Diposting oleh pada 23 September 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 79 kali

Wisata di Banyuwangi Jawa Timur – kalo udah lewat kota ini rasanya kurang sip kalo belum berkunjung ke lokasi wisatanya karena Banyuwangi sendiri memiliki berbagai macam destinasi yang cukup menarik mulai wisata pantai, gunung, air terjun, perkebunan, taman, wisata religi dan beragam tempat indah lainnya yang wajib kamu kunjungi. Kamu bisa datang ke sini saat malam & pagi hari melihat matahari terbit dan tenggelam di pinggir pantai. Berikut ini merupakan rekomendasi tempat wisata ala Balazha di Kabupuaten Banyuwangi selatan dan sekitarnya yang terbaru, lengkap plus paling bagus.

  1. Kawah Ijen

Kawah Ijen merupakan kawah yang berada di Banyuwangi. Kawah Ijen merupakan tujuan utama bagi para wisatawan lokal maupun non lokal. Bagaimana tidak? Tempat ini memberikan kepuasan tersendiri bagi para pengunjungnya. Kawah Ijen memiliki warna kehijauan, yang menarik adalah kawah ini berada di tengah kaldera yang terluas di pulau Jawa dengan diameter 6 km. PH air Kawah Ijen adalah 0,5 sama dengan kadar asam aki mobil, sehingga dapat melunturkan tubuh manusia dengan cepat. Jadi jangan coba-coba untuk berenang disini ya hehe..

Lokasi Kawah Ijen ini bertepatan di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Jalan menuju Kawah ijen juga sangat mudah dilewati tidak perlu melewati jalanan yang penuh dengan bebatuan atau tikungan-tikungan tajam. Karena pemerintah setempat menjadikan Kawah Ijen sebagai tempat wisata di Kota Banyuwangi yang harus di tuju para wisatawan.

Untuk kalian yang suka sekali berfoto, Kawah Ijen adalah tempat yang sangat cocok. Karena di pagi atau siang hari kawah ini berwarna hijau toska yang menawan sekali untuk memperindah hasil jepretan foto kalian. Di malam hari Kawah Ijen juga mengeluarkan api berwarna biru atau yang biasa disebut Blue Fire. Yang ditunggu-tunggu oleh para wisatawan, blue fire biasanya akan terlihat sekitar dini hari atau kisarn pukul 02.00

Biaya yang harus di keluarkan memang sedikit lebih mahal yaitu Rp.150.000 per orang. Namun biaya ini sangat sebanding dengan apa yang sudah di berikan oleh keindahan yang dimiliki Kawah Ijen ini, benar-benar memanjakan mata anda dan memuaska hasrat para pecinta alam Indonesia ini.

  1. Jawatan Benculuk

Jawatan Benculuk adalah tempat wisata kedua yang ada di Banyuwangi. Begitu masuk di tempat ini kalian akan disuguhkan oleh pohon-pohon trembesi yang rindang dan menjulang tinggi. Menciptakan suasana bagai di dalam hujan dan sejuk namun juga misrerius. Di Jawatan Benculuk ini sangat cocok untuk kalian para remaja yang sangat suka mengabadikan alam dengan foto-foto dan selfie ria bersama kekasih atau teman-teman.

Saat yang paling cocok untuk kalian yang ingin mengambil foto dengan hasil yang memuaskan adalah saat sore hari dimana sinar matahari hampir hilang dan mencoba dengan susah payah menerobos dari kerindangan pohon-pohon trembesi. Memberikan kesan yang romantis juga misterius juga, sangat indah bukan? Pemandangan seperti ini tidak bisa di dapatkan di wilayah lain, hanya ada di Banyuwangi. Yang juga menawarkan aktiviatas lainnya seperti memancing dan arum jeram tentunga dengan biaya tembahan yaa.. ini saran untuk kalian jika ingin menikmatinya dengan lebih santai dan menyenangkan..

Jawatan Benculuk berlokasi di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Untuk sampai ketempat ini juga cukup memadai dari segi sarana dan prasarananya juga jadi untuk kalian yang ingin kesini tidak perlu berpikiran susah-suasah untuk menemukannya. Dan yang perlu diingat adalah masuk surga tersembunyi ini tidak perlu khawatir karena masuknya gratis tis tis.. sangat cocok untuk remaja-remaja yang ingin menghabiskan waktu liburan kalian di akhir pekan, tanpa harus mengeluarkan uang yang banyak tapi memuaskan. Pastikan juga membawa kekasih yaa.. karena apalah arti sebuah suasana sejuk dan romantis tetapi tanpa ada pasangannya rasanya seperti cah kangkung tanpa garam, hampar  haha..

  1. Waduk Bajulmati

Raja Ampat tersembunyi ada di Banyuwangi yaitu Waduk Bajulmati. Waduk Bajulmati memberikan pemandangan mirip dengan Raja Ampat di Papua. Waduk yang baru di buat oleh pemerintah Banyuwangi ini memiliki gundukan-gundungan mirip pulau yang menjadika Waduk Bajulmati memang benar-benar mirip seperti yang ada di Raja Ampat. Waduk Bajul mati menjadi alternatif untuk masyarakat Banyuwangi yang ingin menikmatinya, bukan hanya masyarakat Banyuwangi tapi juga masyarakat kota lain yang ingin mengerti surga yang dimilik banyuwangi ini tanpa perlu mengeluarkan uang yang banyak karena untuk masuk ke kawasan Waduk Bajulmati ini tidak di pungut biaya hanya membayar untuk parkir sebesar Rp.5.000 untuk motor dan Rp.10.000 untuk mobil.

Di Waduk Bajulmati ini juga terdapat gazebo-gazebo yang semakin mempercantik tampilannya. Juga fasilitas yang diberikan pereintah pada Waduk  Bajulmati ini cukup memadai sehingga pengunjung tidak perlu bingung dan bersusah payah. mulai dari ATV, speed boat, sarana outbound sampai kafe. Sangat memuaskan dan pengunjung yang datang juga tidak akan kecewa. Tidak ada sampah-sampah berserakan di daerah Waduk Bajulmati ini.

Lokasi Waduk Bajulmati bertepatan di Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Waduk ini dekat dengan Taman Nasional Baluran jika menggunakan kendaraan dari Kota Banyuwangi, Anda bisa mengarahkan menuju Pelabuhan Ketapang – Pantai Watudodol – Jalan Lintas Banyuwangi – Situbondo – Pasar Bajulmati – Pintu Masuk Taman Nasional Baluran. Untuk kalian-kalian para muda mudi dan para pecinta keindahan alam silahkan mencoba dan nikmati semua yang di sajiakn di waduk ini. Tampa perlu berfikir lagi…

  1. Lori Wisata Kalibaru

Di Banyuwangi anda tidak hanya bisa berjalan-jalan dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor saja. Karena di Banyuwangi ini terdapat Lori Wisata Kalibaru yaitu kereta yang berangkat melalui stasium Kalibaru menuju hingga stasiun Marwan PP. Tidak hanya sekedar naik kereta biasa tetapi ini merupakan salah satu kereta penginggalan masa Belanda saat itu. Di perjalanan anda akan diajak untuk menikmati suasana kebun kopi sepanjang kurang lebih 400 meter yang memberikan sensasi tersendiri.

Juga saat di perjalanan kereta lori ini akan berhenti di sebuah terowongan yang gelap gulita, tujuan deberhentikannya penumpang di terowongan jaman Belanda ini untuk memberikan sensasi jaman dulu kepada para pengunjung yang menaiki kereta lori ini. Kereta akan berhenti beberapa saat, pengunjung di perbolehkan turun dari kereta dan berfoto-foto di dalam terowongan tersebut, terowongan yang gelap dengan sangat sedikit cahaya yang masuk ini pasti memberikan hasil foto yang bagus untuk kalian para pengunjungnya. Tidak hanya itu pengunjung juga dapat mempelajari sejarah Indonesia pada zaman penjajahan Belanda tersebut, jadi untuk para pengunjung yang membawa anak kecil ini sangat baik untuk menambah pengetahuan sang anak.

Lokasi Lori Wisata ini tertelak di Stasiun Kalibaru, Jl. Raya Kalibaru, Banyuanyar, Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi yang hanya beroprasi pada hari sabtu dan minggu saja yaa.. jadi jangan sampai keliru kalau kalian ingin datang ke tempat ini. Satu lori hanya cukup untuk 16 penumpang saja dengan harga Rp.1.200.000 per lori jadi kalau dihitung-hitung tiap orang hanya mengeluarkan kurang dari Rp.100.000 per orang. Lori ini akan mengajak anda berputar putar melihat berbagai pemandangan hingga kurang lebih 50 menit perjalanan yang akan di tempuh lori ini.

  1. Desa Wisata Osing Kemiren

Desa Wisata Osing Kemiren merupakan Desa dari Suku Osing yang ada di Banyuwangi yang memiliki berbagai budayanya. Nama Kemiren ini deberikan karena konon dulunya di desa ini adalah hutan yang di dalamnya terdapat banyak pohon kemiri dan duren. Untuk pengunjung yang datang ke Desa Osing Kemiren akan langsung di sambut oleh rumah-rumah adat Suku Osing yang berumur ratusan tahun tetapi masih berdiri kokoh, ini disebabkan karena masyarakat asli desa ini masih mengikuti adat istiadat dari para leluhurnya.

Ada salah satu rumah yang berdiri paling besar di Desa Osing Kemiren ini yang merupakan rumah yang biasanya di jadikan tepat pertunjukan tarian-tarian khas Suku Osing sperti Tari Gandrung, Angklung Paglak, Barong Kemiren, Othek, dan banyak lagi tarian-tarian khas yang bisa menyenangkan dengan suguhan makanan-makanankhas Banyuwangi. Bukan itu saja, di desa ini sering di adakannya festival-festifal yang sangat menarik contohnya Festival Ngopi Sewu dimana para pengujung bisa menikmati seribu cangkir kopi di setian pinggir-pinggir jalan maupun di depan-depan rumah warga.

Lokasi wisata ini tepat di Desa kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Untuk datang kesini pun tidak harus susah payah karena Desa Osing ini sudah banyak di ketahui oleh masyarakat sekitar Banyuwangi, kalian hanya perlu bertanya-tanya dan menemukannya tidak terlalu sulit. Biaya yang harus dikeluarkan pun tidak terlalu banyak hanya Rp.5000 saja. Sangat murah!!! Sepertinya tidak sesuai ya dengan yang di berikan jika hanya membayar dengan harga segitu, namun pemerintah Banyuwangi sudah memberikan yang terbaik dan menambah lagi wisatawan-wisatawan untuk datang dan melihat apa yang ada di Banyuwangi yang tidak bisa di dapatkan di tempat-tempat lainnya dengan harga yang sangat murah sekali dan memuaskan..

  1. Taman Nasional Baluran

Indonesia memiliki Afrika kecil di Banyuwangi. Di Taman Nasional Baluran anda akan diajak seakan-akan datang langsung ke Afrika. Bagaimana tidak? Ini adalah padang savana terluas di puloau jawa, pengunjung yang datang ke Taman Nasional Baluran ini akan disambut dengan berbagai macam spesies hewan sperti merak, monyet, rusa dan banyak lagi bermacam-macam jenis tumbuhan juga ada di Taman Nasional Baluran ini. Jika anda gemar fotografi maka bersiaplah untuk mendapatkan ratusan foto yang indah nan eksotis di tempat ini.

Di siang hari atau di saat musim panas hutan savana ini berwarna coklat dengan banyak tumbuhan yang mengering sehingga mudah terbakar. Namun di musim penghujan hutan ini berwana hijau dengan pohon-pohon yang rimbun dan rerumputan yang tubuh hampir di seluruh permukaan tanahnya. Untuk pengunjung yang ingin menikmatinya dengan lebih memuaskan lagi adalah dengan berkemah di Taman Nasional Baluran ini karena di sediakan Camping Ground dengan harga yang cukup mjurah dan pas di katong ada. Jangan khawatir juga jika biasanya camping sangat jauh dengan toilet atau tempat-tempat lain seperti musholla dan lain-lain anda tidak perlu khawatir. Karena sudah di sediakan fasilitas-fasilitas yang memadai di area sekitarnya susah ada kamar mandi dan instalasi air yang memadai. Lokasi Taman Nasional Baluran ini terletak di Jl. Raya Situbondo-Banyuwangi, Desa Wonorejo, Kec. Banyuputih, Kabupaten Banyuwangi. Dengan jam oprasional pukul 07.00 hingga 16.00 di hari minggu hingga hari jum’at. Untuk tiket masuknya anda tidak perlu bingung-bingung menghabiskan uang yang sangat banyak, hanya cukup mengeluarkan Rp.15000 di hari biasa dan Rp.17500 di hari libur. Ingat ya.. untuk kalian yang ingin datang kesini jangan sampai merusak flora dan fauna yang ada di Taman Nasional Baluran ini, kita harus menjaga kekayaan tersembunyi yang dimiliki oleh Indonesia..

  1. Mangrove Bedul

Mangrove Bedul adalah salah satu  hutan mangrove yang ada di Banyuwangi Selatan. Begitu memasuki wisata mangrove ini pengunjung akan langsung di sambut oleh hijaunya tanaman bakau yang ada di sekitat area wisata ini.Mangrove Bedul adalah hutan bakau terbesar se Jawa dengan sekitar 27 jenis bakau ada dalam hutan mangrove ini. Warga sekitar Mangrove Bedul ada juga yang menyewakan yang namanya gondang-gandung, ini adalah perahu tradisional masyarakat Banyuwangi sini yang bisa di sewa oleh para pengunjung untuk dapat menikmati hutan bakau di sini. Untuk menyewa perahu gondang-gandung ini hanya sebesar Rp.200.000 per perahu, perahu ini cukup untuk menumpang sebanyak 10-15 orang. Mangrove Bedul terletak di Dusun Bloksolo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Datang di pagi hari pasti membuat pengunjung merasa lapar. Tenang sajaa… di hutan mangrove ini banyak sekali di temukan maupun dibudidayakan ikan gabus, yang dijadikan para nelayan disini untuk di jadikan pepes dan diperjualkan kepada para pengunjung yang datang. Jadi sangat cocok sekali menikmati pepes ikan gabus dengan melihat pesona hutan bakau ini. Cara lain menikmatinya juga ada lagi yaitu dengan adanya kekasih yaa… yang tidak punya mimin do’akan dapat kamu jodoh di Mangrove Bedul amiiin hehe…

Ada cara lain menikmati keindahan hutan bakau yang ada di Wisata Mangrove Bedul adalah dengan mengarungi perairan menggunakan kano saat air surut dan lebih hemat lagi karena menyewa kano ini selama 2 jam hanya cukup membayar sebesar Rp.50.000 saja. Untuk tiket masuk yang harus di bayar adalah sebesar Rp.7.500 per orang. Mangrove Bedul buka mulai pukul 07.00 hingga pukul 16.00 WIB.

  1. Pantai Sukamade

Rasanya liburan kurang asik kalau tidak datang ke pantai. Pantai memberikan suasana romantis dengan alunan suara gemuruh ombak yang mendayu-dayu di pinggir pantai, ini bisa kalian dapatkan jika kalian datang ke Pantai Sukamade. Pantai Sukamade adalah pantai yang ada di kawasan Banyuwangi tepatnya di Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai Sukamade terkenal dengan adanya habitat penyu-penyu yang langka, yang tidak bisa di temukan di pantai-pantai lainnya.

Suasana di Pantai Sukamade ini masih sangat alami dan masih sangat sejuk karena pemerintah menginginkan agar habitat penyu-penyu di pantai ini tetep terjaga dengan baik. Di malam haripun tidak di perbolehkan menyalakan lampu karena penyu takut dengan cahaya yang ada di malam hari, itu mengakibatkan penyu-penyu tersebut tidak muncul ke permukaan pantai untuk bertelur, sehingga pengunjung yang datang dan berkemah di pinggir pantai tidak di perbolehkan menyalakan lampu di luar tenda.

Penyu-penyu yang ada di Pantai Sukamade ini biasanya akan keluar di dini hari sekitar pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIB. Itu adalah waktu yang sangat tepat untuk melihat penyu-penyu tersebut bertelur. Di pagi harinya pengunjung di perbolehkan melakukan pelepasan penyu ke laut, cukup dengan membayar Rp.50.000 tiap grup. Dan yang paling mengasikkan dan di sukai oleh pengunjung adalah untuk masuk ke Pantai Sukamade ini tidak di pungut biaya harnya biasa sewa tenda untu yang ingin menginap di pinggir Pantai Sukamade. Bagaimana? Surga kesekian yang di berikan Banyuwangi untuk Indonesia sangat mempesona dan memuaskan bukan? Bagi kalian yang datang ke Pantai Sukamade ini jangan sampai merusaknya yaa.. dan jangan sampai melukai 1 penyu pun. Karna walau satu itu adalah harta kita.. oke?

  1. Pantai Pelengkung

Pantai yang tak kalah eksotis dari Pantai Sukamade adalah Pantai Pelengkung atau biasa di sebut G-Land. Pantai Pelengkung merupakan tujuan utama yang dicari-cari oleh para wisatawan lokal maupun wisatawan asing yang terletak di Alas Purwo Kabupaten Banyuwangi. Pantai Pelengkung menjanjikan suasana pantai yang tidak bisa di dapatkan di pantai-pantai lain. Contohnya ombak di Pantai pelengkung ini berbentuk bulat memanjang sehingga banyak wisatawan mancanegara yang datamg ke Pantai Pelengung untuk berselancar. Ombak disini memang sangat cocok karena ombak disini merupakan 7 ombak paling bagus se dunia. Suara gemuruh ombaknya merupakan surga yang tiada duanya di pantai ini. Para pecinta selancar pasti sangat senang. Selain itu pesona bawah lautnya juga tidak kalah keren, kalian yang datang kesini bisa bersnorkling sepuasnya dengan adanya pemandu yang embantu dan memberikan alat bantu yang memadai tentunya dengan tambahan biaya yaaaa karna memang tidak ada yang gratis bukan?

Untuk kalian yang tidak membawa papan selancar kalian bisa menyewanya di tempat hanya dengan membayar Rp.50.000 hingga Rp.100.000  kalian bisa menikmati ombak disini sepuasnya.. bagaimana? Asik bukan? Tetapi untuk kalian yang tidak bis berselancar jangan khawatir karena masih banyak yang bisa nikmati di Wisata Pantai Pelengkung ini yaitu dengan memancing maupun yoga. Karena di pantai ini juga banyak yang menyewakan jaga pelatihan yoga di pinggir pantai, alternatif ini sangat menguntungkan selain untuk merilekskan badan tapi juga untuk mengistirahatkan otak kalian dan melupakan semua masalah-masalah perkuliahan atau pekerjaan kalian semua. Atau bisa juga dengan berbaring di pinggir pantai sambil melihat para peselancar beraksi, kalau yang ini sih kesukaan wanita ya hehehe…

  1. Pantai Teluk Hijau

Pantai berikutnya yang ada di Banyuwangi adalah Pantai Teluk Hijau. Dinamakan Teluk Hijau karena di dasarnya terdapat banyak tumbuhan alga yang membuat pantai ini berwarna kehijauan bila dilihat dari atas maupun dari kejauhan. Yang paling istimewa dan dicari oleh para wisatawan adalah adanya air terjun di pinggir Pantai Teluk Hijau. Ini menambah lagi kecantikannya. Ombak di pantai ini cukup aman jika untuk berenang maupun bersnorkling yang tenang. Juga merupakan sport foto yang indah jika diabadikan. Pantai Teluk Hijau terletak di Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggrahan, Kabupaten Banyuwangi. Untuk datang ke pantai ini jalannya memang cukup susah dan berbatu, karena pantai ini belum banyak di ketahui oleh masyarakat sekitar Banyuwangi, dari Banyuwangi pun masih harus menempuh kira-kira 90 menit. Jadi masih agak jauh yaaa… tapi jangan khawatir kalau kalian kesini tidak sendiri pasti 90 menit tidak akan terasa lama, contohnya ke pantai ini bersama kekasih atau kalau tidak memiliki kekasih kalian bisa kesini bersama teman-teman atau keluarga jadi jangan sedih..

Untuk menikmati air terjun yang ada di pinggi Pantai Teluk Hijau ini pun tidak mudah, harus melewati jalanan berbatu, dan saat musim hujan tanah tananya akan penutupi batu-batuan tersebut menyebabkan bebatuan itu menjadi licin untuk di lewati, jadi hati-hati yaa,… memang untuk mencapai surga tersembunyi membutuhkan tenaga dan kekuatan ekstra. Namun setelah melewati jalanan berbatu dan licin ppesona yang di berikan tidak akan membuat pecintanya kecewa. Bukan hanya itu kalian tidak perlu membayar seperpun untuk masuk ke Pantai Teluk Hijau ini, karena pantai ini masih bersih dan tentunya belum ada pengaman maupun sarana prasarana yang memadai yaa.. jadi ya seadanya seperti bener-benar pantai yang masih alami.

  1. Pulau Tabuhan

Pulau mungil milik Banyuwangi ini sungguh menawan, pasir yang berwarna putih di pinggir pantai ini juga semakin mempercantik pesona yang lebih-lebih lagi. Pulau ini adalah sport foto yang indah nan cantik yang cocok untuk kalian yang hobi berfoto. Selain itu Pulau Tabuhan juga menjafdi tujuan untuk windsurfing atau selancar angin, karena ombak disini cukup aman cocok juga untuk kalian yang masih belajar. Selain itu juga ada cara lain untuk menikmati keindahan Pulau Tabuhan adalah dengan bersnorkling karena keindahan bawah laut yang diberikan oleh Pulau Tabuhan ini sangat-sangat indah, jika dibandingkan dengan keindahan bawah laut yang lainnya Pulau Tabuhan tidak kalah indahnya.

Pulau Tabuhan memiliki ratusan jenis karang maupun berbagai jenis ikan yang berwarna-warni yang semakin mempercantik tampilnnya juga semakin membuat para pesnorkling semakin jatuh cinta dengan keindahan yang di berikan Pulau Tabuhan ini. Selain pesona bawah lautnya di Pulau Tabuhan ini terdapat berbagai jenis burung yang dilindungi seperti burung maleo dan enggang gading. Dipinggir pantai juga terdapat ayuan yang bisa di manfaatkan sebagai salah satu sarana untuk berfoto yang semakin indah dipadu dengan pasir putihnya. Apalagi untuk kalian yang ingin melihat sunrise di sore hari, sunrise di Pulau Tabuhan ini sangat indah nan memukau semakin menambah kepuasan bagi pecinta Pulau Tabuhan ini. Bagi kalian yang ingin datang ke Pulau Tabuhan ini tidak perlu membayar tiket masuk hanya menyewa kapal nelayan untuk menyeberang ke Pulau Tabuhan dengan ongkos sekitar Rp500.000,-/kapal yang cukup untuk 10 orang saja atau Rp.50.000 untuk tiap orang. Ayo tunggu apa lagi? Silahkan nikmati surga Tuhan untuk Banyuwangi.

  1. Waduk Sidodadi

Waduk yang awalnya merupakan sarana perairan untuk sawah ini akhirnya dijadikan tempat wisata oleh masyarakat setempat. Jika kalian para muda mudi ingin menghabiskan waktu libur anda bersama teman-teman, kekasih ataupun keluarga untuk dataang ketempat ini, anda akan di sambut dengan panomara waduk yang airnya berwarna kehijauan ini. Selain itu juga terdapat pemandangan yang memanjakan mata anda yaitu pegunungan yang terlihat eksotis dari waduk. Bukan hanya itu saja untuk menikmati Waduk Sidodadi ini yaitu dengan mengendarai bebek air hanya dengan menyewa sebesar Rp.5.000 hingga Rp.25.000 saja sudah dapat memuaskan para pengunjung untuk berfoto di tengah waduk dengan menaiki bebek air tersebut.

Ada juga cara lain untuk menikmatinya yaitu dengan datang ketaman bunga yang ada di Waduk Sidodadi ini yang terdapat ratusan bunga seperti bunga kertas dan lain-lainnya. Atau dengan menikmati buah naga yang di budidayakan di area sekitar Waduk Sidodadi ini selain buah naga juga ada buah kakao yang semakin menambah kepuasan tersendiri untuk kalian para pengunjungnya. Masih ada kurang lagi? Tenang… di Waduk Sidodadi ini terdapat pemancingan yang dapat digunakan untuk kalian yang hobby memancing, dan yang paling enaknya lagi ikan yang sudah dipancing bisa langsung di bakar sendiri atau bisa juga di masakkan oleh tempat makan yang sudah tersedia di Waduk Sidodadiini. Semua fasilitas yang diberikan Waduk Sidodadi untuk para pengunjungnya memberikan kepuasan tersendiri, juga menjadikan Waduk Sidodadi ini sebagai tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu akhir pekan kalian. Harga tiket masuknya pun sangat murah hanya Rp.2000 untuk roda dua, Rp.5000 untuk roda empat, dan Rp.20.000 untuk bus. Tidak perlu di ragukan lagi, yuk datang ke sini dan ajak teman-teman atau keluarga kalian..

  1. Air Terjun Lider

Air Terjun Lider merupakan air terjun yang berada di kawasan hutan lindung dengan ketinggian 60 meter dengan di bagian bawahnya terdapat aliran sungai yang mengalir air yang sangat jenir nan segar, air yang  jernih dan dingin ini dapat menghilangkan rasa lelah setelah melalui perjalanan yang cukup jauh juga. Air terjun yang terletak di Lereng Gunung Raung ini tidak terlalu sulit untuk dicari.. Di tebing-tebingnya juga terdapat banyak tumbuhan yang tumbuh secara liar semakin menambah keindahan panomara yang diberikan Air Terjun Lider.

Untuk sampai ke Air Terjun Lider memang cukup menantang, kalian harus melewati beberapa tebing-tebing yang curam, juga melewati hutan lindung yang masih terjaga ke alamiannya. jika anda beruntung anda akan di sambut oleh bermacam-macam hewan seperti kera, burung, kupu-kupu dengan berbagi jenisnya. Kalian juga harus melewati beberapa liran sungai, dan harus hati-hati yaa.. karena banyak bebatuan besar yang dingin dan licin akibat terkena aliran air. yang terpenting kalian harus membawa makanan dan minuman sendiri karena di lokasi Air Terjun Lider tidak ada penjual makanan maupun minuman. Tetapi harus membuang sampah di tempatnya kalau di kawasan air terjun tidak terdapat tempat sampah maka bawalah sampah-sampah tersebut dan buang saat anda menemui tempat sampah terdekat. Ingat! Kita harus menjaga kealamian dan kelestarian alam Indonesia. Karena Air Terjun Lider ini masih belum terjamah oleh banyak orang sehingga sarana prasarananya masih belum memadai, sehingga untuk menemui surga tersembunyi di Banyuwangi ini tidak perlu mengeluarkan uang alias tidak di pungut biaya.

  1. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah ini memiliki suara gemuruh ombak dan pulau yang berdiri kokoh di bibir pantai ini memberikan kesan keindahan tersendiri untuk dinikmati oleh para pengunjung yang datang ke Pantai Pulau Merah. Ciri khas yang dimilki Pantai Pulau Merah adalah adanya payung-payung berwarna merah merona yang ada di pinggir pantai menambah kesan tegas nan romantis untuk pantai ini. Pantai Pulau Merah merupakan tujuan utama para wwisatawan yang datang ke Banyuwangi. Karena ombak yang dimiliki cukup besar menjadikan pulau ini sebagai tempat untuk menyelenggarakan event tahunan Internasional surfing competition. Selain panomara warna merah yang terjadi karena adanya payung-payung di pinggir pantai adalah adanya sunset dari Pantai Pulau Merah, pesona warna keorenan yang terlihat bahwa matahari seolah akan masuk kedalam laut ini lah yang di tunggu-tunggu oleh para wisatawan untuk mengabadikannya lewat foto. Foto yang bisa di dapatkan saat sunset di Pantai Pulau Merah ini sangat indah loh, kalian harus datang dan membuktikannya sendiri.

Sepertinya Pantai Pulau Merah terlihat mahal ya jika dilihat dengan adanya fasilitas yang di sediakan dan segala keindahan yang diberikan.. upsss kalian salah, karna untuk menikmati primadona Banyuwangi ini hanya perlu mengeluarka sebesar Rp.3000 rupiah. Bagaimana? Sangat murah bukan? Ini harusnya membuat masyarakat yang datang untuk mengunjungi Pantai Pulau Merah ini sadar untuk tetap menjaga kelestarian Pantai Pulau Merah tersebut. Agar apa yang dimiliki Banyuwangi Indonesia ini tetap menjadi sport tempat yang bisa kita bangga kan dalam tingkat Internasional.

  1. Pantai Blimbingsari

Pantai Blimbingsari merupakan pantai yang terletak di kawasan Banyuwangi tepatnya di Kkecamatan Rogojampi. Pantai Blimbingsari meberikan pesona warna biru pekat yang mempesona. Siapapun akan terpesona dengan kebiruan air dari Pantai Blimbingsari ini karena pantai ini langsung terhubung dengan laut. Daya tarik lainnya adalah adanya perahu-perahu nelayan yang tertata rapi di tepi-tepi pantai, karena awalnya Pantai Blimbingsari bukanlah tempat wisata tetapi tempat perkiran perahu para nelayan sekitar Panati Blimbingsari.

Selain itu juga banyak masyarakat di sekitar Pantai Blimbingsari yang menyewakan jasa menaiki kuda, ini sangat cocok untuk kalian yang ingin menikmati seluruh keindahan Pantai Blimbingan tanpa perlu capek-capek berjalan kaki tentunya. Kuda-kuda yang disewakan pun sangat unik dihiasi dengan berbagai macam hiasan khas untuk kudu seperti bunga-bunga dan hiasan-hiasan lainnya. Selain menaiki kuda, rasanya kalau datang ke pantai tanpa membawa manik-manik khas ala pantai rasanya kurang pas, jangan khawatir karena di pinggir-pinggir pantai terdapat kios-kios yang menjualkan berbagai macam manik-manik yang kas akan kekayaan laut seperti kerang, keos, dan lain-lainnya. Sarana dan prasarana yang diberikan untuk pengunjung yang ingin mendatangi Pantai Blimbingan ini sudah sangat memadai karena letaknya tidak jauh dari pelabuhan.

Pantai Blimbingan sangat terkenal dengan ikan bakar khasnya. Datang ke pantai tanpa menikmati kulinernya rasanya masih kurang pas, apalagi setelah seharian menaiki kuda atau mencari spot-spot foto yang memuaskan pasti menguras tenaga dan membuat perut kita semakin keroncongan bukan? Jangan kawatir gaissss… di pinggir-pinggir pantai terdapat kios-kios yang menyajikan ikan bakar dengan berbagai rasa, sesuai selera berbagai macam  bumbu yang di berikan untuk pelanggan akan anda temukan di sini, yang sungguh enak rasanya. Apalagi semakin diperlezat dengan suara gemuruh ombak pantai yang terdengar mendayu-dayu dari pinggiran membuat suasana hati dan pikiran semakin tenang. Tiket masuk Pantai Blimbingan ini tidak perlu di pikirkan karena gratis.. tiss.. tisss… sangat enak bukan? Buruan datengin..

  1. Rowo Bayu

Rowo Bayu adalah rawa-rawa yang di terjebak di dalam hutan lindung, flora dan fauna dari berbagai jenis terdapat di tempat ini karena tempatnya masih sangat asri bahkan masih belum banyak diketahui oleh masyarakat sekitar Banyuwangi. Rowo Bayu hanya diketahui oleh masyarakat sekitarnya saja, karena jarknya masih lumayan jauh dari kota tepatnya di daerah hutan petak Dusun Sambungrejo Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Karena kanan kirinya masih dipenuhi oleh pohon-pohon yang tumbuh liar dan menjulang tinggi menyebabkan cahaya matahari susah payah masuk untuk merangi tapi tidak ada hasil, wal hasil adalah Rowo Bayu terlihat gelap walaupun di siang hari yang terik.

Karena kegelapan ini menjadikan Rowo Bayu sebagai tempat yang tenang nan mistis, karena masyarakat sekitar percaya bahwa konon telaga itu menyimpan sejarah Blambangan yang penuh linangan air mata dan tetesan darah. Di salah satu sudut di pinggir telaga itu terdapat petilasan Raja Blambangan Tawang Alun ketika bersemedi merenungi kematian dua adiknya, yang berperang melawan dirinya. Jika kalian sudah berada di pertengahan rawa ini anda akan menemukan adanya satu pohon yang sangat besar dan menjulang tinggi yang merupakan pohon beringin dan pohon apak yang menyatu, sampai karena sangat besar dan sangat tinggiya jika klian berdiri di tengahnya dan melihat ke atas akan terlihat bentuknya bagai sumur yang penuh dengan lilitan akar-akar yang indah nan eksotis namun mistis.

Kemudian jika kalian berjalan terus menggunakan perahu di rawa-rawa kalian akan menempukan sumber air yang jernih dengan suara gemricik yang menanjakan telinga anda, masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Sumber Dewi Gangga bahkan sumber ini juga di manfaatka oleh masyarakat sekiat untuk mengairi sawah. Rowo Bayu masih tidak diketahui oleh banyak orang, karena letaknya masih 35km dari kota, sehingga untuk masuk ke hutan rawa yang indah namun mistis ini tidak ada tiket masuk, tidak ada pengamanan, tidak ada parkir bahkan tidak ada sarana prasarana yang memadai.

  1. Pantai Rajegwesi

Pantai Rajegwesi sedikit berbeda dengan pantai lain yang ada di Banyuwangi, jika biasanya pantai-pantai menyuguhkan keindahan warna airnya dan ombaknya yang eksotis namun Pantai Rajewesi ini salah satu pantai yang memicu adrenalin, tedapat banyak sekali bebatuan besar. Ombak di pantai ini cukup besar karena Pantai Rajegwesi merupakan bagian dari samudra hindia, suara-suara air yang bertabrakan dengan batu-batuan besar menimbulkan suara gemuruh yang cukup kencang. Sehingga Pantai Rajegwesi menjadi salah satu pantai yang memang menguji adrenalin kalian, pantai ini biasanya digunakan para nelayan sebagai rute untuk menuju ke Pantai Teluk Hijau karena tempatnya memang terhubung langsung.

Selain adanya batu-batuan besar di Pantai Rajegwesi adalah adanya pohon-pohon kelapa yang semakin memperindah tampilannya, ada juga yang lainnya adalah adanya sawah milik masyarakat sekitar Pantai Rajegwesi, perpaduan warna birunya di tambah lagi warna hijaunya semakin mempercantik keindahan yang disuguhkan. Atau akan lebih menawan lagi jika dilihat dari ketinggian bukan? Ingin mencoba untuk datang kesini? Segerakan menyiakan waktu luang kalian di akhir pekan untuk datang dan menikmati semua ini. Lokasi Pantai Rajegwesi ini terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggran, Kabupaten Banyuwangi tempatnya tidak jauh dari Pantai Teluk Hijau yang sudah banyak orang mengetahui tempat ini. Untuk memasuki wilayah ini dan menikmatinya anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp.7.500 per orang dan membayar parkirnya sebesar Rp.2000 untuk motor dan Rp.5000 untuk mobil. Murah bukan? Jika diukur dengan panomara keindahan yang diberikan oleh Pantai Rajegwesi sangat ramah di kantong bahkan pelajar-pelajar yang ingin menikmati keindahan alam tanpa perlu mengeluarkan uang yang banyak bukan? Tunggu apa lagi? Ajak teman-teman atau keluargamu berlibur bersama-sama..

  1. Watu Dodol

Watu Dodol memberikan banyak hal menarik yang bisa di nikmtai para pengunjungnya. Yang istimewa di Watu Dodol adalah adanya air tawar di dalam sumur, saat air laut pasang air laut dapat masuk ke sumur ini namun rasanya tetap tidak asin. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa air tawar yang ada di Watu Dodol ini memiliki khasiat yakni dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, ini sih boleh percaya boleh tidak yaa… kawasan Watu Dodol terkenal dengan adanya bohkahan batu cadas dari tebing yang menjulang, masyarakat atau pengunjung yang datang kesini bisa menikmati keindahan yang di suguhkan dengan memancing. Atau juga bisa ber snorkling, hanya cukup menyewa perahu nelayan untuk menuju ke tengah laut, karena keindahan bawah laut yang ada di Watu Dodol tidak kalah kok dengan keindahan bawah laut di pantai-pantai yang lain, yang unik di keindahan bawah laut Watu Dodol adalah batu karang yang tidak seperti batu karang biasanya, batu karang yang ada di Watu Dodol berwarna hitam mengkilap dan sangat keras. Tak heran kalau ini bisa jadi daya tarik atau keunikan sendiri dari Watu Dodol yang bisa menarik banyak wisatawan asing maupun wisatawan lokal ya.. sedikir tips untuk ke tempat ini sih tidak perlu repot, cukup bawa saja orang kesayangan kalian ya..

Dalam satu tahun sekali para nelayan juga mengadakan pesta untuk mengucap syukur atas hasil laut yang di peroleh selama setahun, pesta ini biasanya di adakan dengan cara digelarnya lomba perahu layar  sebagai rangkaian dari upacara petik laut. Biaya untuk menikmati semua yang di miliki oleh Watu Dodol hanya Rp.5000 untuk hari senin sampai sabtu, sedangkan Rp.7000 untuk hari hari libur. Setelah menikmati panomara yang ada di sini pasti lapar ya? Jangan khawatir di area sekitaran Watu Dodol bagian selatan ada belasan kios-kios yang menjajankan berbagai macam makanan dan berbagai jenis ikan bakar dengan berbeda-beda bumbu dan cita rasanya.

  1. Pantai Parang Kursi

Satu lagi keindahan alam yang ada di Banyuwangi di antaranya adalah Pantai Parang Kursi, pantai ini terletak di Kecamatan Pesanggran Kabupaten Banyuwangi. Di sebut Parang Kursi karena di pantai ini terdapat karang besar yang berbentuk menyerupai kursi. Sayangnya Pantai Parang Kursi ini belum banyak di ketahui masyarakat luar Banyuwangi, sehingga sarana dan prasarana yang ada di pantai ini masih belum memadai tetapi juga di sisi lain panati ini masih belum tersentuh ulah ulah manusia yang kurang asik. Pantai ini masih sangat alami dan asri, keunikan tersendiri di pantai ini adalah warna airnya yang jernih membuat warna air di pantai ini terlihat sangat biru selain itu juga pasir yang ada di pantai ini berwarna putih kemerahan, warna pasir ini lah yang memberikan perpaduan yang membuat semua pasang mata yang datang kesini semakin terpesona melihatnya tidak cukup hanya itu keindahan bawah lau di Pantai Parang Kursi sangat indah, di tambah lagi dengan adanya lumut lumt yang menempel di batu batu karang, keindahan bawah laut ini bisa kalian nikmati secara cuma-cuma karena tidak perlu biaya tambahan lagi untuk menikmati keindahan bawah lautnya selain itu untuk memasuki Pantai Parang Kursi ini tidak di pungut biaya lias gratis tis tis.. namun karena tempat ini belum banyak di ketahu dan sarana prasarana nya belum memadai jadi pengunjung harus melewati jalanan yang cukup ekstrim yakni melewati hutan rawa rawa dan hutan jati yang masih cukup jauh dari pintu masuk Pantai Parang Kursi, pantai ini juga masih sepi hanya ada beberapa masyarakat sekitar dan beberapa nelayan yang membawa hasil tangkapan laut, tips untuk datang ke tempat ini adalah dengan berangkatlah di pagi hari kerena suasananya masih sangat bagus.

Belum ada Komentar untuk 19 Tempat Wisata di Banyuwangi Yang Terbaru & Wajib Dikunjungi

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

a Artikel Terkait 19 Tempat Wisata di Banyuwangi Yang Terbaru & Wajib Dikunjungi

Objek Tempat Wisata Lombok Yang Wajib Dikunjungi dan Menarik

23 Tempat Wisata Lombok Yang Menarik & Wajib Dikunjungi

T 6 Juni 2017 F A iqbalazhari.com

Wisata Lombok – Pulau ini merupakan salah satu surga wisata terindah yang ada di Indonesia, meskipun nama lombok island tidak se populer pulau tetangga (Bali) namun menurut saya destinasi wisata yang ada di Lombok lebih bagus daripada Bali karena masih... Selengkapnya

Info Tempat Wisata Lembang Bandung Yang Terbaru & Murah

23 Tempat Wisata Lembang Bandung Yang Terbaru & Murah

T 8 Juni 2017 F A iqbalazhari.com

Wisata Lembang – Hai gaes kali ini kami akan sedikit membahas sedikit lokasi yang sangat menarik, kali ini tim Balazha akan memberikan info tempat wisata di kota Lembang Bandung Jawa Barat yang terpopuler, terbaru, paling romantis, paling bagus untuk spot... Selengkapnya

Tempat Wisata di Surabaya Saat Malam & Pagi Hari Terbaru

24 Tempat Wisata di Surabaya Saat Malam & Pagi Hari Terbaru

T 31 Mei 2017 F A iqbalazhari.com

Wisata di Surabaya – Berlibur merupakan salah satu kegiatan yang paling di nantikan oleh semua orang mulai dari orang tua, remaja, anak – anak dan semua kalangan masyarakat. Ketika anda berkunjung ke kota Pahlawan ternyata banyak jugaloh lokasi wisata yang... Selengkapnya

+ SIDEBAR

About Us

Tentang Kami Balazha.com merupakan sebuah situs dari perusahaan Tour & Travel yang menyediakan Paket Wisata, Sewa Mobil, Sewa Bus, Sewa Motor, Sewa Penginapan, Catering dan berbagai hal yang berhubungan dengan Travelling (Liburan). Saat ini kantor pusat Balazha.com berada di Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Jika anda sedang merencanakan liburan bersama keluarga & orang - orang terdekat silahkan hubungi team kami untuk mempersiapkan berbagai hal untuk mempermudah proses liburan anda. Selengkapnya Tentang Kami.

Contact Us

Halo buat kamu yang ingin bekerjasama dengan kami silahkan hubungi kontak kami di bawah ini, untuk pemesanan berbagai layanan Balazha.com juga bisa melalui halaman kontak yang sudah kami sediakan. Ada pertanyaan khusus seputar Kerjasama & layanan kami? Jangan pernah sungkan untuk kontak kami sekarang juga, karena team kami sangat senang sekali membantu kamu menjawab berbagai pertanyaan terkait layanan Balazha Indonesia secara online. Lihat Kontak Kami.